FIKSI, SEMARANG – Bertempat di Wisata Sam Poo Kong upacara  Festival Inovasi Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI ) PKLK 2018 digelar. Upacara yang berlangsung  pada Jumat (55/10) malam berjalan sangat meriah.

Pada upacara pembukaan ini langsung dihadiri oleh Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Hamid Muhammad, serta Gubernur Jawa Tengah yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Provinsi Jawa Tengah Heru Setiaddie, beberapa direktur di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,  dan para kepala dinas dari beberapa provinsi di Indonesia.

Upacara pembukaan ini diisi oleh berbarbagai hiburan diantara Tari Massal Pembukaan Sobra dari SMK Negeri  8 Inklusi Surakarta. Tarian ini menceritakan tentang semangat kerja dan gotong royong yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia. Serta tarian ini juga bertujuan untuk menyulut semangat para generasi muda untuk terus berkarya dan siap mengisi kemerdekaan ini dengan prestasi-prestasi yang membanggakan.

Semangat nasionalisme ini semakin bertambah dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, yang dipandu oleh siswa-siswa ADEM dari Papua yang bersekolah di Jawa Tengah.

Selain itu, Trio ABK dari tunanetra juga  menyajikan hiburan yang sangat menarik dengan membawakan beberapa lagu, diantaranya Jangan Menyerah. Lagi ini memberikan motivasi kepada anak berkebutuhan khusus (ABK) agar tetap bersyukur terhadap nikmat yang telah anugerahkan, dengan mengisi hidup ini dengan menciptakan yang terbaik bagi dirinya dan orang lain.

Dalam pesannya Hamid Muhammad meminta kepada seluruh siswa-siswa ABK untuk terus bersemangat dalam menjalani hidup. Sebab, setiap manusia memiliki kemampuan yang sama, tinggal bagaimana kita mensyuki nikmat yang telah Tuhan anugerahkan kepada kita semua.

“Dengan digelarnya FIKSI ini membuktikan ABK pun bisa membuat karya nyata,” ujarnya.

Menurutnya dengan keterampilan yang telah dimiliki siswa ABK ini menjadi pintu pembuka bagi mereka untuk menjadi pribadi yang mandiri. Dengan keterampilan ini mereka bisa berwirausaha sendiir dengan membuat karya-karya yang luar biasa.

“Dan saya juga berharap dunia usaha dan dunia industri terus memberikan kepercayaan kepada ABK untuk bekerja. Dan jika ada syarat-syarat tertentu sampaikan kepada kami. Jika perlu perusahaan juga bisa memberikan intervensi kurikulum kepada sekolah-sekolah,” ujarnya.

Usai memberikan sambutan, Hamid Muhammad didampingi sejumlah undangan melakukan pemukulan gong ditandainya kegiatan FIKSI PKLK resmi dibuka. Pemukulan gong ini kemudian disambut dengan pesta kembang api yang menambah keceriaan pembukaan FIKSI 2018.

 Setelah itu Hamid Muhammad beserta rombongan langsung mengunjungi seluruh stand kreatif dari masing-masing provinsi. Melihat hasil karya nyata siswa berkebutuhan khusus ini, Hamid semakin yakin bahwa ABK juga siap untuk mengisi dunia kerja dan dunia industri. Dan kedepan mereka juga akan menjadi generasi mandiri dengan keterampilan yang mereka miliki.

Perlu diketahui Kegiatan Festival Inovasi Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI ) PKLK 2018 akan berlangsung dari tanggal 5 s.d. 9 Oktober 2018 di Kota Semarang. Tema yang diusung acara  ini “Revitalisasi Pendidikan Keterampilan/Vokasi dalam Mewujdukan ABK Mandiri dan Siap ke Dunia Kerja”.

Pada 3 lomba yang akan dipertandingan, yakni Lomba unjuk karya kreativitas, lomba revitalisasi pengelolaan pendidikan keterampilan/vokasi dan lomba stand kreatif dan produk unggulan. Peserta yang mengikuti acara ini sebanyak 170 siswa ABK dari seluruh Indonesia.